54 Pengungsi Kerusuhan Yalimo Tiba di Wamena, Polres Jayawijaya Jamin Keamanan

- Penulis

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 17 September 2025 — Sebanyak 54 pengungsi dari Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, tiba di Mapolres Jayawijaya setelah terdampak langsung oleh kerusuhan yang terjadi di wilayah tersebut. Pemerintah dan aparat keamanan bergerak cepat memberikan penanganan medis serta bantuan logistik berupa makanan dan minuman kepada para korban.

 Beragam Latar Belakang, Satu Tujuan: Keselamatan
Dari total pengungsi, 23 orang telah terdata secara resmi di Mapolres Jayawijaya. Mereka berasal dari berbagai profesi, mulai dari guru, ASN, pelajar, hingga wiraswasta. Di antaranya:
– Fander (34), Satpol PP, Elelim
– Yesliana Eta (42), Guru, Elelim
– Desianti (28), Asisten Apoteker, Elelim
– Yusuf (6), Pelajar, Lokasi III Wamena
– Yasdar (45), ASN, Kampus 2 Wamena

Selain itu, enam PNS dari Inspektorat Provinsi Papua Pegunungan yang sedang bertugas di Kabupaten Yalimo turut menjadi bagian dari rombongan pengungsi, termasuk Rustam (46), Revolder (32), dan Heru (39).

 Pengungsi Memisahkan Diri, Polisi Tetap Siaga
Sebanyak 31 orang lainnya memilih untuk memisahkan diri saat memasuki Kota Wamena dan menuju ke Jalan Gang Nirwana. Pihak kepolisian telah mencatat identitas mereka untuk keperluan pendataan dan pengawasan lebih lanjut.

 Pengantaran Aman ke Tempat Tinggal
Pada pukul 03.05 WIT, sejumlah pengungsi meminta bantuan untuk diantar ke rumah masing-masing di wilayah Wamena. Personel Polres Jayawijaya langsung melakukan pengantaran dengan pengawalan ketat demi memastikan keamanan dan kenyamanan mereka.

 Pernyataan Tegas dari Kapolres
Kapolres Jayawijaya, AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan perlindungan maksimal kepada para pengungsi.

“Pengungsi yang tiba di Mapolres Jayawijaya merupakan warga dari Distrik Elelim yang terdampak langsung oleh kerusuhan. Kami pastikan mereka mendapatkan perlindungan dan bantuan yang diperlukan,” ujarnya.

Situasi Kondusif, Aparat Tetap Siaga
Hingga saat ini, situasi di Wamena terpantau kondusif. Aparat gabungan dari TNI dan Polri terus melakukan pemantauan dan pengamanan untuk menjaga stabilitas pasca insiden di Kabupaten Yalimo.

Jayawijaya menunjukkan bahwa dalam situasi krisis, solidaritas dan respons cepat adalah kunci menjaga kemanusiaan. Pemerintah dan aparat keamanan bersatu demi keselamatan warga.

Facebook Comments Box

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Presiden Prabowo Beri Mandat ke Komite Eksekutif Papua untuk Sinkronisasi Pembangunan Papua Terpadu
Sambut Natal 2025, Ketua DPRK Mamberamo Tengah Ajak Warga Tebarkan Damai dan Kasih
DPRK Puncak Jaya Minta Pemda Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru
Plt Bupati Nduga Yoas Beon Hadiri Arahan Presiden Prabowo di Istana Negara
Natal Gabungan Pemda Puncak Jaya, Wabup Mus Kogoya Tegaskan Makna Damai Natal
Patroli dan Respons Cepat Dalmas Regu 3 Jayawijaya Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Tangani Konflik Suku di Wamena
KMP3R Papua Tolak PAW Anggota DPRK Waropen, Nikson Yenusi
Gereja GKI Solafide Bokondini Diresmikan, Bupati Tolikara Bantu Dana 200 Juta
Penanganan Cepat: 54 Pengungsi Dapat Bantuan Medis dan Logistik

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:51 WIT

Presiden Prabowo Beri Mandat ke Komite Eksekutif Papua untuk Sinkronisasi Pembangunan Papua Terpadu

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:35 WIT

Sambut Natal 2025, Ketua DPRK Mamberamo Tengah Ajak Warga Tebarkan Damai dan Kasih

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:22 WIT

DPRK Puncak Jaya Minta Pemda Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:57 WIT

Plt Bupati Nduga Yoas Beon Hadiri Arahan Presiden Prabowo di Istana Negara

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:26 WIT

Natal Gabungan Pemda Puncak Jaya, Wabup Mus Kogoya Tegaskan Makna Damai Natal

Berita Terbaru