Bapperida Papua Pegunungan Gelar Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Triwulan III Tahun 2025

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 23 Oktober 2025 — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Pegunungan menggelar kegiatan Monitoring, Evaluasi, dan Koordinasi Pelaksanaan serta Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Bidang Perekonomian Tahun 2025. Acara ini berlangsung selama dua hari, 23–24 Oktober 2025, di Gedung Sekolah Minggu Betlehem Wamena dan dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.

Kepala Bapperida Papua Pegunungan, Marthen Kogoya, S.H., M.AP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses monitoring meja terhadap pelaksanaan pembangunan daerah untuk triwulan ketiga tahun anggaran 2025.

“Setelah kita melakukan monitoring meja hari ini, minggu depan kami akan langsung turun ke lapangan untuk memantau pekerjaan fisik yang dilaksanakan oleh OPD teknis. Kami ingin memastikan apakah laporan yang disampaikan hari ini sesuai dengan kondisi nyata di lapangan,” ujar Marthen.

Ia menegaskan bahwa hasil monitoring lapangan akan menjadi dasar laporan resmi kepada Gubernur Papua Pegunungan. Laporan tersebut akan mencakup progres fisik dari setiap proyek pembangunan yang telah dijalankan oleh OPD teknis.

“Ini adalah perintah langsung dari pimpinan. Kami diminta untuk memantau seluruh pekerjaan dan memastikan apakah sudah berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, kami berharap OPD benar-benar menyampaikan laporan progres secara tertulis dan akurat,” tambahnya.

Marthen juga menekankan pentingnya kesesuaian antara realisasi anggaran dan progres fisik di lapangan. Menurutnya, jika dana sudah dicairkan melalui Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sebesar persentase tertentu, maka progres fisik harus mencerminkan angka tersebut.

Kegiatan monitoring meja ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dan akan dilanjutkan dengan monitoring lapangan selama satu minggu penuh pada pekan berikutnya. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas dan efektivitas pelaksanaan pembangunan di Papua Pegunungan.

Facebook Comments Box

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Gereja GKI Solafide Bokondini Diresmikan, Bupati Tolikara Bantu Dana 200 Juta
Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Tangkap Dua Pelaku Narkotika Jenis Ganja di Depan Kantor Gubernur
DPRK Puncak Jaya Harap Natal 2025 Menjadi Momentum Memperkuat Persaudaraan dan Meredam Konflik Sosial
Komite Percepatan Papua Berperan sebagai Jembatan Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Yapen Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Outbound, 40 Peserta Ikuti Program Peningkatan SDM Pariwisata
KKP dan IPB Lakukan Verifikasi Calon Kampung Nelayan Merah Putih di Yapen
Waiwise Christmas Futsal Cup I 2025 Berlangsung Sengit, Atlet Muda Yapen Unjuk Prestasi
Jelang Nataru, Pemkab Tolikara Gelar Nikah Masal Sebanyak 5 Pasangan
Pemprov Papua Pegunungan Tinjau Progres Pembangunan Triwulan III

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:46 WIT

Gereja GKI Solafide Bokondini Diresmikan, Bupati Tolikara Bantu Dana 200 Juta

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:12 WIT

Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Tangkap Dua Pelaku Narkotika Jenis Ganja di Depan Kantor Gubernur

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:32 WIT

DPRK Puncak Jaya Harap Natal 2025 Menjadi Momentum Memperkuat Persaudaraan dan Meredam Konflik Sosial

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:31 WIT

Komite Percepatan Papua Berperan sebagai Jembatan Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:14 WIT

Yapen Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Outbound, 40 Peserta Ikuti Program Peningkatan SDM Pariwisata

Berita Terbaru