TIOM, 25 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memastikan keadilan distribusi bantuan sosial. Di bawah kepemimpinan Bupati Aletinus Yigibalom, S.Pd. dan Wakil Bupati Fredi Ginia Tabuni, ST, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap Dua dari Kementerian Sosial dilakukan secara langsung ke lima distrik terpencil menggunakan helikopter.
Distrik Dimba, Kelulime, Nikogwe, Guna, dan Tiom menjadi lokasi uji coba penyaluran bantuan langsung ke tangan masyarakat. Langkah ini diambil sebagai bentuk ketegasan pemerintah daerah dalam memastikan bahwa setiap rupiah bantuan dari pusat benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak, tanpa perantara dan tanpa hambatan geografis.
Menembus Medan Sulit, Demi Rakyat
Dalam keterangannya, Bupati Aletinus Yigibalom menyampaikan bahwa penggunaan helikopter bukan sekadar simbol, melainkan solusi konkret atas tantangan geografis yang selama ini menghambat distribusi bantuan. “Saya bersama Wakil Bupati turun langsung ke lima distrik sebagai uji coba. Kami ingin memastikan bahwa dana desa dan bantuan lainnya tidak lagi dibagikan di kota, tetapi langsung di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa selama ini, pembagian bantuan sering terpusat di Distrik Tiom atau bahkan di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, yang menyulitkan masyarakat di pedalaman untuk mengakses hak mereka.
Semua Bantuan Akan Disalurkan Langsung ke Distrik
Tak hanya BLT, Bupati Aletinus juga menegaskan bahwa ke depan, seluruh bantuan dari pemerintah pusat seperti Dana Kampung, Dana BOK, Dana BOS, dan bantuan lainnya akan disalurkan langsung ke distrik-distrik penerima manfaat. “Tahun depan, kami pastikan semua bantuan sampai ke distrik. Tidak ada lagi kepala sekolah, kepala puskesmas, atau bendahara kampung yang harus ke kota hanya untuk mengambil dana. Kami akan serahkan langsung di titik-titik distrik, di hadapan masyarakat,” ujarnya.
Langkah ini merupakan bagian dari visi besar “Pembangunan dari Kampung”, yang menjadi fondasi utama pembangunan di Lanny Jaya. Dengan pendekatan ini, pemerintah ingin memastikan bahwa pembangunan benar-benar menyentuh akar rumput dan menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Tidak Ada Alasan Lagi: Pemerintah Hadir di Tengah Rakyat
Bupati Aletinus menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa medan berat dan keterbatasan akses bukan lagi alasan untuk tidak hadir di tengah masyarakat. “Meski daerah itu sulit dijangkau, kami akan gunakan helikopter. Tidak ada alasan lagi bantuan tidak sampai ke masyarakat,” pungkasnya.
Langkah progresif ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat berinovasi dalam pelayanan publik, terutama di wilayah dengan tantangan geografis ekstrem seperti Lanny Jaya.
Penulis : Gin
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Pemda Lanny Jaya






















