Gubernur Papua Selatan: Generasi Muda Harus Berani Menerobos Tantangan

- Penulis

Jumat, 25 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merauke – Gubernur Papua Selatan,Apolo Safanpo mendorong generasi muda didaerah itu untuk maju dan berkembang tak melek perkembangan teknologi

Dalam mengejar cita-cita selalu ada tantangan, ada hambatan, dan ada masalah. Generasi muda masa kini harus berupaya menerobos tantangan itu untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Hal itu dikatakan Gubernur Apolo disela-sela penyampaian materinya kepada peserta Rapat Kerja (Raker) I Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Forum Generasi Muda GKI di Papua Selatan di Gereja Ottow Merauke, Jumat (25/4/2025).

Peserta yang mengikuti Raker tersebut rata-rata anak-anak muda dari beberapa gereja di Merauke. Tampak beberapa bapak-bapak dan ibu turut hadir dan mengikut kegiatan ini.

“Kalau ketika tantangan dan hambatan itu datang, lalu menyerah dan tidak menghadapinya maka tidak akan maju,tumbuh dan berkembang,”kata dia.

Sebaliknya, kata dia, selalu siap menghadapi hambatan, masalah serta tantangan, berpikir mencari solusinya maka akan berhasil. Tidak ada yang tidak bisa, yang tidak bisa adalah tidak mau.

“Kalau kita mau supaya prestasi kita lebih tinggi dari orang lain, jangan kita memotong prestasi orang lain, tetapi berusaha meningkatkan prestasi atau menciptakan prestasi baru,”ujarnya.

Jika ingin tumbuh, berkembang tanpa merugikan dan merusak prestasi orang lain maka berupaya untuk membuat prestasi sendiri.

Masih dalam pemaparan materi, Apolo menyinggung soal pembangunan. Dia mengatakan bahwa dari semua negara-negara dan bangsa didunia melaksanakan pembangunan dengan satu tujuan yakni demi mensejahterakan rakyatnya.

Membangun pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi dan lainnya dengan satu tujuan yaitu untuk kesejahteraan rakyat.

“Jangan kita membangun selama lima tahun tetapi rakyat kita sejahtera atau tidak,”ujarnya.

Lanjut dia, berhasil membangun jalan, jembatan yang besar, lapangan terbang yang bagus, tetapi apakah pembangunan itu mensejahterakan maasyarakat atau tidak.

“Jangan sampai kita membangun dermaga hebat, jembatan, gedung dan infrastruktur yang megah, tetapi rakyat menderita, hidup susah, maka pembangunan kita tidak berhasil,”kata dia.

Menurutnya, setiap evaluasi terkait pembangunan yang selalu dilakukan diberbagai sektor apakah sudah mensejahterakan masyarakat atau belum.

Semisal jalan yang dibangun bermanfaat untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat atau tidak. Jangan sampai jalan itu dibangun tetapi sama sekali tidak bermanfaat.

Generasi muda harus berupaya mengikuti dan belajar perkembangan teknologi yang ada agar tidak melek perkembangan yang baru.

Anak-anak muda saat ini harus berusaha belajar teknologi yang baru,dan ilmu pengetahuan yang baru. Jika tidak demikian, maka akan tertinggal. Tidak bisa memprediksi perkembangan teknologi kedepan, apa-apa yang mungkin terjadi dimasa mendatang.

Tranformasi diri sudah harus dimulai dari sekarang, jika tak demikian makan akan tertinggal. Kembangkan ilmu pengetahuan baru, teknologi, harus saling tolong menolong untuk mendorong dirinya untuk maju dan berkembang.

Selain itu, tambah Gubernur Apolo, harus mampu mengekspor kompetensi dirinya di segala bidang baik bidang perdagangan, pendidikan dan bidang lainnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Pemprov Papua Selatan

Berita Terkait

Presiden Prabowo Beri Mandat ke Komite Eksekutif Papua untuk Sinkronisasi Pembangunan Papua Terpadu
Sambut Natal 2025, Ketua DPRK Mamberamo Tengah Ajak Warga Tebarkan Damai dan Kasih
DPRK Puncak Jaya Minta Pemda Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru
Plt Bupati Nduga Yoas Beon Hadiri Arahan Presiden Prabowo di Istana Negara
Natal Gabungan Pemda Puncak Jaya, Wabup Mus Kogoya Tegaskan Makna Damai Natal
Patroli dan Respons Cepat Dalmas Regu 3 Jayawijaya Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Tangani Konflik Suku di Wamena
KMP3R Papua Tolak PAW Anggota DPRK Waropen, Nikson Yenusi
Gereja GKI Solafide Bokondini Diresmikan, Bupati Tolikara Bantu Dana 200 Juta

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:51 WIT

Presiden Prabowo Beri Mandat ke Komite Eksekutif Papua untuk Sinkronisasi Pembangunan Papua Terpadu

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:35 WIT

Sambut Natal 2025, Ketua DPRK Mamberamo Tengah Ajak Warga Tebarkan Damai dan Kasih

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:22 WIT

DPRK Puncak Jaya Minta Pemda Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:57 WIT

Plt Bupati Nduga Yoas Beon Hadiri Arahan Presiden Prabowo di Istana Negara

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:26 WIT

Natal Gabungan Pemda Puncak Jaya, Wabup Mus Kogoya Tegaskan Makna Damai Natal

Berita Terbaru