Konvergensi Untuk Masa Depan: Puncak Jaya Nol Stanting

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulia, (Rabu, 15/10)_Dalam rangka mendukung target nasional penurunan prevalensi stunting, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Puncak Jaya menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teknis Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 dan dilaksanakan di Aula Sasana Kaonak, Mulia.

‎Kepala Bappeda, Temin Enumbi, dalam sambutannya menekankan pentingnya integrasi program dan kegiatan secara holistik dan berkelanjutan. Target penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Puncak Jaya ditetapkan sebesar 4% setiap tahun.

‎“Perlu adanya kesepakatan bersama dalam menyusun rencana tindak lanjut untuk memperkuat koordinasi lintas sektor melalui monitoring dan evaluasi, implementasi intervensi spesifik dan sensitif, serta perluasan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), dengan fokus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),” jelasnya.

‎Temin juga menjelaskan perubahan sistem pelaporan melalui Aplikasi Bina Bangda, dari 8 aksi menjadi 6 aksi, dengan cakupan sasaran yang kini mencakup masyarakat dan keluarga berisiko stunting.

‎Kabupaten Puncak Jaya berhasil meraih predikat terbaik kedua dalam penilaian kinerja aksi konvergensi penurunan stunting se-Provinsi Papua Tengah selama dua tahun berturut-turut pada tahun 2023 di bawah Kabupaten Timika dan pada tahun 2024 di bawah Kabupaten Nabire.

‎Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, SE, menegaskan bahwa stunting merupakan masalah serius yang berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia.

‎“Stunting bukan hanya soal kesehatan anak, tetapi juga mencerminkan persoalan gizi, sanitasi, pendidikan, dan akses terhadap pelayanan dasar. Penanganannya harus dilakukan secara terpadu dan terukur melalui pendekatan konvergensi antar perangkat daerah dan lembaga,” tegasnya.

‎Menjelang tahun 2025, yang menjadi tonggak pencapaian target nasional penurunan angka stunting hingga 14%, Mus Kogoya mengajak seluruh pihak menjadikan kegiatan ini sebagai momentum kebangkitan dan komitmen bersama.

‎“Kita ingin anak-anak Puncak Jaya tumbuh sehat, cerdas, dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global. Capaian penghargaan yang telah diraih menjadi penyemangat baru bagi kita semua untuk terus berupaya maksimal menurunkan angka stunting di Kabupaten Puncak Jaya,” pungkasnya.

‎Tenaga Ahli Konvergensi, Sam Patiro Larobu, SH, turut menegaskan bahwa peran tenaga ahli sangat krusial dalam mendukung efektivitas program penurunan stunting. Ia mendorong percepatan pengumpulan data yang akurat, mengingat waktu yang tersisa di tahun 2025 semakin terbatas.

‎“Tenaga ahli konvergensi sangat berharga, terutama dalam mendorong percepatan pengumpulan data stunting. Kita sudah berada di penghujung tahun, jadi langkah-langkah konkret harus segera dilakukan,” ujarnya.

‎Ia juga mengajak seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berperan aktif dan mengambil tanggung jawab langsung dalam penanganan kasus stunting.

‎“Kalau bisa, satu Kepala OPD menangani satu anak berisiko stunting. Dengan pendekatan ini, penanganan akan lebih terfokus, terukur, dan berdampak nyata,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Presiden Prabowo Beri Mandat ke Komite Eksekutif Papua untuk Sinkronisasi Pembangunan Papua Terpadu
Sambut Natal 2025, Ketua DPRK Mamberamo Tengah Ajak Warga Tebarkan Damai dan Kasih
DPRK Puncak Jaya Minta Pemda Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru
Plt Bupati Nduga Yoas Beon Hadiri Arahan Presiden Prabowo di Istana Negara
Natal Gabungan Pemda Puncak Jaya, Wabup Mus Kogoya Tegaskan Makna Damai Natal
Patroli dan Respons Cepat Dalmas Regu 3 Jayawijaya Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Tangani Konflik Suku di Wamena
KMP3R Papua Tolak PAW Anggota DPRK Waropen, Nikson Yenusi
Gereja GKI Solafide Bokondini Diresmikan, Bupati Tolikara Bantu Dana 200 Juta
Sosialisasi Renstra Stunting: Puncak Jaya Mantapkan Langkah Menuju Target Nasional 2025

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:51 WIT

Presiden Prabowo Beri Mandat ke Komite Eksekutif Papua untuk Sinkronisasi Pembangunan Papua Terpadu

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:35 WIT

Sambut Natal 2025, Ketua DPRK Mamberamo Tengah Ajak Warga Tebarkan Damai dan Kasih

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:22 WIT

DPRK Puncak Jaya Minta Pemda Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:57 WIT

Plt Bupati Nduga Yoas Beon Hadiri Arahan Presiden Prabowo di Istana Negara

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:26 WIT

Natal Gabungan Pemda Puncak Jaya, Wabup Mus Kogoya Tegaskan Makna Damai Natal

Berita Terbaru