Tiom, 2 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya menggelar pelatihan intensif bertajuk “Pelatihan, Penerapan, dan Penginputan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 melalui Aplikasi SIPD-RI” di Aula Kantor Bupati Lanny Jaya. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya transformasi digital tata kelola keuangan daerah.
Pelatihan ini diikuti oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekretaris, bendahara, serta admin dari seluruh OPD di Kabupaten Lanny Jaya. Mereka dibekali pemahaman teknis dan praktik langsung penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI), sistem nasional yang kini menjadi platform tunggal dalam perencanaan, penganggaran, penatausahaan, pelaporan, hingga pengelolaan aset daerah.
Dihadiri Narasumber Nasional
Untuk memperkuat kapasitas peserta, pelatihan ini menghadirkan lima narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, antara lain:
– Nasrun, SH – Direktur Dana Transfer dan Pembiayaan Daerah, Ditjen Bina Keuda
– Ananto Budiono, SE, MAP – Kasubdit Sistem Informasi dan Dukungan Teknis Pelaksanaan Anggaran
– Andri Satriajati, ST, MM – Analis Pusat dan Daerah, Dit. Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuda
– Huswanto – JFU, Dit. Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuda
– Firman Anggriawan – Tenaga Ahli Bidang AKLAP, Pusdatin Kemendagri
SIPD-RI: Pilar Tata Kelola Keuangan Modern
Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPPD) Kabupaten Lanny Jaya, Selianus Waker, SE, M.Si, dalam laporannya menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting karena seluruh modul SIPD-RI telah terintegrasi penuh. Ia menekankan empat tujuan utama pelatihan ini:
1. Meningkatkan pemahaman OPD terhadap alur perencanaan dan penganggaran di SIPD-RI.
2. Mendorong bendahara dan operator OPD untuk mengelola penatausahaan secara digital, cepat, dan akuntabel.
3. Memastikan sinkronisasi data antar-OPD demi kualitas dokumen pembangunan yang lebih baik.
4. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan efektif melalui transformasi digital.
“Ini bukan sekadar formalitas, tapi kebutuhan mendesak. Dengan komitmen bersama, kita bisa menjadikan SIPD-RI sebagai alat pelayanan publik yang nyata,” ujar Selianus.
Apresiasi dan Harapan dari Pimpinan Daerah
Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd, melalui sambutan yang dibacakan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Enius Wenda, S.Pak, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia. Ia menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai ruang belajar strategis untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kompetensi pengelolaan keuangan daerah.
“Kesalahan kecil dalam input data bisa berdampak besar. Maka, ikuti pelatihan ini dengan serius, bangun koordinasi yang solid, dan pastikan pertanggungjawaban dilakukan tepat waktu,” tegasnya.
Bupati juga berharap SIPD-RI menjadi momentum peningkatan profesionalisme dan pelayanan publik yang lebih baik di Lanny Jaya.
Penulis : Gin
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Pemda Lanny Jaya






















