Pemkab Jayawijaya Gelar Sosialisasi Mitigasi Bencana untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat

- Penulis

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 17 November 2025 – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan dan mitigasi bencana selama dua hari di Gedung Sekolah Minggu GKI Betlehem Wamena. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari tiga distrik rawan bencana, yakni Kurulu, Witawaya, dan Pisugi, serta melibatkan staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sejumlah stakeholder lokal.

Sambutan Bupati Jayawijaya, Athenius Murip, yang dibacakan oleh Asisten II Setda Jayawijaya, Lekius Yikwa, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia berharap sosialisasi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana di wilayah Jayawijaya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, saya menyampaikan selamat datang kepada Kepala BPBD, para instruktur dari Provinsi Papua Pegunungan, dan seluruh peserta. Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana,” ujar Lekius.

Dalam sambutannya, Bupati juga menyoroti posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng besar dunia Eurasia, Pasifik, dan Australia yang menjadikan wilayah ini rentan terhadap gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, dan bencana lainnya.

Ia menegaskan bahwa penanggulangan bencana harus dilakukan secara komprehensif dan terkoordinasi, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Tiga tahapan utama yang harus dijalankan meliputi Pra-Bencana (Perencanaan dan Pencegahan), Tanggap Darurat (Saat Bencana Terjadi), Pasca-Bencana (Rehabilitasi dan Rekonstruksi).

Semua tahapan tersebut harus melibatkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Bupati Jayawijaya berharap melalui sosialisasi ini akan tercipta sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh elemen terkait dalam membangun sistem kesiapsiagaan yang tangguh dan responsif terhadap bencana.

Ketua Panitia, Arlin A. Chaniago, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pencegahan serta menghadapi bencana secara mandiri dan terorganisir.

“Narasumber kegiatan berasal dari BPBD Provinsi Papua Pegunungan, yang akan memberikan materi dan simulasi langsung di lapangan. Kegiatan ini juga bertujuan menyamakan persepsi masyarakat terkait penanggulangan bencana, khususnya di kawasan bantaran Sungai Baliem yang rawan banjir dan longsor,” tutup Arlin Chaniago.

Facebook Comments Box

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Gereja GKI Solafide Bokondini Diresmikan, Bupati Tolikara Bantu Dana 200 Juta
Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Tangkap Dua Pelaku Narkotika Jenis Ganja di Depan Kantor Gubernur
DPRK Puncak Jaya Harap Natal 2025 Menjadi Momentum Memperkuat Persaudaraan dan Meredam Konflik Sosial
Komite Percepatan Papua Berperan sebagai Jembatan Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Yapen Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Outbound, 40 Peserta Ikuti Program Peningkatan SDM Pariwisata
KKP dan IPB Lakukan Verifikasi Calon Kampung Nelayan Merah Putih di Yapen
Waiwise Christmas Futsal Cup I 2025 Berlangsung Sengit, Atlet Muda Yapen Unjuk Prestasi
Jelang Nataru, Pemkab Tolikara Gelar Nikah Masal Sebanyak 5 Pasangan
Pemerintah, OPD, dan Masyarakat Bersatu Hadapi Ancaman Bencana

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:46 WIT

Gereja GKI Solafide Bokondini Diresmikan, Bupati Tolikara Bantu Dana 200 Juta

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:12 WIT

Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Tangkap Dua Pelaku Narkotika Jenis Ganja di Depan Kantor Gubernur

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:32 WIT

DPRK Puncak Jaya Harap Natal 2025 Menjadi Momentum Memperkuat Persaudaraan dan Meredam Konflik Sosial

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:31 WIT

Komite Percepatan Papua Berperan sebagai Jembatan Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:14 WIT

Yapen Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Outbound, 40 Peserta Ikuti Program Peningkatan SDM Pariwisata

Berita Terbaru