KENYAM, 13 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Dalam rangka program Pemberdayaan Usaha Mikro Tahun 2025, Pemkab Nduga menyerahkan bantuan kepada delapan pelaku usaha UMKM yang merupakan pengusaha Orang Asli Nduga, Papua Pegunungan.
Penyerahan bantuan ini berlangsung di Distrik Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga, dan dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Nduga, Daniel Pabisa, mewakili Plt. Bupati Nduga Yoas Beon, S.IP. Turut hadir Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM, Erias Gwijangge, serta sejumlah pemangku kepentingan daerah.
Dalam sambutannya, Daniel Pabisa menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi besar Pemkab Nduga untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. “Kami ingin memastikan bahwa pelaku usaha mikro, khususnya Orang Asli Nduga Papua Pegunungan, mendapatkan dukungan nyata dari pemerintah agar mampu tumbuh dan bersaing secara mandiri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM, Erias Gwijangge, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha. Ia menjelaskan bahwa program pemberdayaan ini mencakup pendataan kemitraan, kemudahan perizinan, penguatan kelembagaan, serta koordinasi lintas sektor.
“Bantuan ini bukan hanya soal materi, tetapi juga bentuk penguatan kapasitas kelembagaan dan akses usaha. Kami ingin UMKM di Nduga naik kelas dan menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” tegas Gwijangge.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Nduga serius dalam membangun ekosistem usaha mikro yang inklusif dan berkelanjutan, dengan menempatkan masyarakat lokal sebagai aktor utama pembangunan ekonomi.
Penulis : Dave
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Pemkab Nduga






















