Pemkab Puncak Jaya Gelar Pembinaan Pasca Pelayanan KB di Distrik Mulia, Dorong Kesadaran Masyarakat Dalam Perencanaan Keluarga Sehat dan Sejahtera

- Penulis

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎‎Mulia,(Rabu, 29/10)_Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Pasca Pelayanan bagi peserta program Keluarga Berencana (KB) di Distrik Mulia. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengendalian dan Pendistribusian Alat serta Obat Kontrasepsi yang didanai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2025.

‎Acara ini diikuti oleh 70 peserta KB dan dibuka secara resmi oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak Jaya, Risa Siswojo, S.IP., M.AP. Turut hadir Kepala Dinas DP3AKB, Ursula Waninop, S.Km., Kes., Kepala Bidang KB Periben Enumbi, ST., serta narasumber utama dr. DN Kristal Ariyaja, Sp.OG.

Tujuan dan Manfaat Program
‎Dalam laporannya, Kepala DP3AKB menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada peserta KB agar tetap aktif dan konsisten dalam menjalankan program. Program KB merupakan salah satu pilar utama dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak, dengan fokus pada penurunan angka kelahiran dan pencegahan kehamilan berisiko tinggi.

‎Ursula juga menegaskan bahwa pelaksanaan program KB memiliki dasar hukum yang kuat, yaitu Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Menurutnya, KB bukan untuk melarang kehamilan, melainkan untuk mengatur jarak kelahiran demi menjamin kesehatan ibu dan anak serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

‎Sambutan Pemerintah Daerah
‎Dalam sambutannya, Plh. Sekda Risa Siswojo, S.IP.,M.AP menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Puncak Jaya yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan. Ia menyampaikan amanat Bupati bahwa program KB merupakan bagian dari gerakan pembangunan manusia seutuhnya.

‎“Melalui program KB, kita ingin membentuk keluarga kecil yang bahagia, sehat, dan sejahtera. Dari keluarga yang terencana, kita akan melahirkan generasi yang unggul, berdaya saing, dan memiliki masa depan cerah,” ujarnya.

‎Beliau juga menyampaikan tiga pesan penting dari Bupai yakni tenaga pelaksana dan kader KB harus meningkatkan kualitas pelayanan yang ramah dan berkelanjutan, koordinasi lintas sektor antara DP3AKB, Dinas Kesehatan, dan tokoh masyarakat harus diperkuat dan Masyarakat perlu semakin sadar akan pentingnya perencanaan keluarga sebagai jalan menuju kesejahteraan.

‎Dirinya juga menegaskan bahwa alat kontrasepsi bukan hanya untuk perempuan, tetapi juga tersedia untuk laki-laki melalui metode vasektomi. Hal ini menunjukkan bahwa tanggung jawab KB adalah kewajiban bersama antara suami dan istri.

‎Materi Kesehatan Reproduksi
‎Sebagai narasumber utama, dr. DN Kristal Ariyaja, Sp.OG., menyampaikan materi bertema “Kontrasepsi Operatif”. Ia menjelaskan dua jenis utama kontrasepsi permanen bahwa Tubektomi untuk perempuan dan Vasektom untuk laki-laki

‎Kedua metode ini ditujukan bagi pasangan yang tidak lagi berencana memiliki anak. Dokter Kristal menekankan bahwa perencanaan keluarga adalah tanggung jawab bersama, dan melalui pemahaman yang benar, masyarakat diharapkan lebih terbuka terhadap pentingnya kesehatan reproduksi dan kesejahteraan keluarga.

‎Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara instansi pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan KB di Kabupaten Puncak Jaya. Dengan pelaksanaan yang berkelanjutan dan dukungan semua pihak, program KB diharapkan mampu mewujudkan keluarga kecil yang sehat, bahagia, dan sejahtera — menuju Puncak Jaya yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.

Facebook Comments Box

Penulis : Indah

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

KMP3R Papua Tolak PAW Anggota DPRK Waropen, Nikson Yenusi
Gereja GKI Solafide Bokondini Diresmikan, Bupati Tolikara Bantu Dana 200 Juta
Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Tangkap Dua Pelaku Narkotika Jenis Ganja di Depan Kantor Gubernur
DPRK Puncak Jaya Harap Natal 2025 Menjadi Momentum Memperkuat Persaudaraan dan Meredam Konflik Sosial
Komite Percepatan Papua Berperan sebagai Jembatan Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Yapen Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Outbound, 40 Peserta Ikuti Program Peningkatan SDM Pariwisata
KKP dan IPB Lakukan Verifikasi Calon Kampung Nelayan Merah Putih di Yapen
Waiwise Christmas Futsal Cup I 2025 Berlangsung Sengit, Atlet Muda Yapen Unjuk Prestasi
‎‎Mulia,(Rabu, 29/10)_Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (BP3AKB) menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Pasca Pelayanan bagi peserta program Keluarga Berencana (KB) di Distrik Mulia. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengendalian dan Pendistribusian Alat serta Obat Kontrasepsi yang didanai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2025. ‎

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 08:54 WIT

KMP3R Papua Tolak PAW Anggota DPRK Waropen, Nikson Yenusi

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:46 WIT

Gereja GKI Solafide Bokondini Diresmikan, Bupati Tolikara Bantu Dana 200 Juta

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:12 WIT

Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Tangkap Dua Pelaku Narkotika Jenis Ganja di Depan Kantor Gubernur

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:32 WIT

DPRK Puncak Jaya Harap Natal 2025 Menjadi Momentum Memperkuat Persaudaraan dan Meredam Konflik Sosial

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:31 WIT

Komite Percepatan Papua Berperan sebagai Jembatan Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

Berita Terbaru

Berita Terkini

KMP3R Papua Tolak PAW Anggota DPRK Waropen, Nikson Yenusi

Rabu, 17 Des 2025 - 08:54 WIT