WAMENA, 22 Maret 2025 – Stadion Pendidikan Wamena menjadi saksi bersejarah pembukaan Liga 4 Indonesia zona Papua Pegunungan oleh Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Velix Vernando Wanggai. Acara yang sekaligus meresmikan stadion baru berstandar FIFA ini menjadi tonggak penting dalam kebangkitan sepak bola di Papua Pegunungan.
Dalam sambutannya, Dr. Velix Vernando Wanggai menyampaikan bahwa stadion ini merupakan hasil kolaborasi semangat masyarakat dan dukungan pemerintah. “Pemerintah Provinsi hanya mendukung langkah-langkah yang diambil oleh masyarakat, khususnya para pecinta sepak bola di sini. Sepak bola bukan hanya kompetisi, tetapi juga identitas jati diri masyarakat Papua Pegunungan. Mari kita tampil bersama, menjaga kebersamaan 8 klub yang ada. Selamat bertanding, dan mari kita bangkit bersama-sama,” ujarnya.
Dr. Velix juga mengenang prestasi tim sepak bola Papua Pegunungan di PON Aceh-Sumut. “Berkat dukungan masyarakat, tim putra berhasil mengalahkan tim PON Papua, sementara tim putri membawa pulang medali perunggu. Ini adalah prestasi yang menginspirasi kita semua,” tambahnya.
Ketua Asprov PSSI Papua Pegunungan, Athenius Murip, turut menekankan pentingnya momentum ini sebagai awal dari kebangkitan sepak bola di Papua Pegunungan. “Setelah vakum selama hampir 11 tahun, hari ini kita bangkit kembali dengan semangat baru. Kehadiran provinsi baru membawa harapan besar untuk prestasi lebih tinggi,” katanya.
Ia juga berharap agar setiap kabupaten dapat membangun stadion berstandar FIFA sehingga Liga 4 mendatang dapat digelar di kandang masing-masing. “Kami meminta para bupati untuk mendukung pembangunan stadion yang memadai, sehingga ke depannya Liga 4 bisa menjadi liga kandang,” harapnya.
Murip menegaskan bahwa nilai sportivitas harus menjadi landasan utama dalam pertandingan. “Sepak bola harus menjadi hiburan masyarakat sekaligus mencerminkan nilai sportivitas yang tinggi,” tambahnya. Ia menjelaskan bahwa hanya satu tim terbaik dari Papua Pegunungan yang akan mewakili Papua Pegunungan di tingkat nasional. “Tim yang menang akan membawa nama Papua Pegunungan ke Liga 4 Nasional,” tutupnya dengan optimisme.
Ketua Panitia Penyelenggara, Jhon Purun, mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini. Dari delapan Askab, hanya Askab Yalimo yang tidak dapat hadir karena kendala tertentu. “Mereka telah menyampaikan alasan ketidakhadiran mereka, tetapi semangat kebersamaan tetap terjaga,” jelasnya.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus Esko Asprov PSSI, Wakil Bupati Jayawijaya, pejabat Kementerian Dalam Negeri bidang sosial budaya, Direktur Teknik PSSI, serta Bupati dan Wakil Bupati Pegunungan Bintang. Dengan antusiasme masyarakat dan dukungan penuh berbagai pihak, Liga 4 Papua Pegunungan diharapkan menjadi awal kebangkitan sepak bola yang lebih gemilang di Papua Pegunungan.
Penulis : Gin
Editor : Buendi
Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan