Plt. Bupati Nduga Hadiri Forum Singkronikasi Tata Ruang Perbatasan Daerah di Kabupaten Asmat

- Penulis

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asmat, 27 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Nduga menghadiri Forum Sinkronisasi Tata Ruang bersama lima kabupaten berbatasan lainnya dalam rangka Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Asmat Tahun 2026–2046. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Asmat dan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pembangunan lintas wilayah di Papua Selatan dan Pegunungan.

Plt. Bupati Nduga, Yoas Beon, S.IP., hadir langsung dalam forum tersebut didampingi Ketua DPRK Nduga, Plt. Sekretaris Daerah, sejumlah kepala OPD, serta tokoh masyarakat Nduga. Dalam forum tersebut, dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Asmat, Mimika, Nduga, Yahukimo, Mappi, dan Boven Digoel.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Yoas Beon menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Asmat atas undangan dan inisiatif menyelenggarakan forum strategis ini. Ia menekankan pentingnya duduk bersama untuk membahas batas wilayah secara geografis dan administratif yang akurat.

“Kesepakatan ini menjadi awal yang baik untuk membangun pemahaman bersama. Tapal batas bukan hanya soal garis di peta, tapi menyangkut pelayanan publik, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan,” ujar Yoas.

Ia juga mendorong agar kabupaten-kabupaten lain yang berbatasan dengan Nduga dapat melakukan pendekatan serupa, demi menciptakan kepastian hukum dan sinergi pembangunan yang berkelanjutan.

Menurutnya, penegasan batas wilayah sangat penting dalam perencanaan pembangunan, pengelolaan sumber daya alam, dan penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. “Dengan batas yang jelas, kita bisa merancang pembangunan yang lebih terarah, adil, dan menghindari potensi konflik antarwilayah,” tambahnya.

Forum ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menyelaraskan visi pembangunan antarwilayah, memperkuat integrasi regional, dan memastikan bahwa setiap kebijakan tata ruang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Facebook Comments Box

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemkab Nduga

Berita Terkait

Presiden Prabowo Beri Mandat ke Komite Eksekutif Papua untuk Sinkronisasi Pembangunan Papua Terpadu
Sambut Natal 2025, Ketua DPRK Mamberamo Tengah Ajak Warga Tebarkan Damai dan Kasih
DPRK Puncak Jaya Minta Pemda Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru
Plt Bupati Nduga Yoas Beon Hadiri Arahan Presiden Prabowo di Istana Negara
Natal Gabungan Pemda Puncak Jaya, Wabup Mus Kogoya Tegaskan Makna Damai Natal
Patroli dan Respons Cepat Dalmas Regu 3 Jayawijaya Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Tangani Konflik Suku di Wamena
KMP3R Papua Tolak PAW Anggota DPRK Waropen, Nikson Yenusi
Gereja GKI Solafide Bokondini Diresmikan, Bupati Tolikara Bantu Dana 200 Juta
“Kesepakatan ini menjadi awal yang baik untuk membangun pemahaman bersama. Tapal batas bukan hanya soal garis di peta, tapi menyangkut pelayanan publik, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan,” ujar Yoas.

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:51 WIT

Presiden Prabowo Beri Mandat ke Komite Eksekutif Papua untuk Sinkronisasi Pembangunan Papua Terpadu

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:35 WIT

Sambut Natal 2025, Ketua DPRK Mamberamo Tengah Ajak Warga Tebarkan Damai dan Kasih

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:22 WIT

DPRK Puncak Jaya Minta Pemda Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:57 WIT

Plt Bupati Nduga Yoas Beon Hadiri Arahan Presiden Prabowo di Istana Negara

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:26 WIT

Natal Gabungan Pemda Puncak Jaya, Wabup Mus Kogoya Tegaskan Makna Damai Natal

Berita Terbaru