Seluruh RS dan Dinkes di Papua Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

- Penulis

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Jayapura, 27 November 2025 – Seluruh Direktur Rumah Sakit (RS) baik daerah maupun swasta, serta para Kepala Dinas Kesehatan di tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Kota di Papua, menyatakan komitmen penuh untuk segera memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh.

Komitmen ini merupakan tindak lanjut langsung dari hasil audit yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) beberapa waktu lalu di empat Rumah Sakit Umum Daerah Yowari dan Rumah Sakit Umum Daerah Abepura, Rumah Sakit Dian Harapan, dan Rumah Sakit Bhayangkara.

​Pernyataan komitmen tersebut disampaikan usai rapat koordinasi dan arahan langsung dari Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, di Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Kamis (27/11/2025). Pertemuan ini secara khusus membahas upaya peningkatan pelayanan kesehatan, terutama pada penanganan kasus gawat darurat dan sistem pelayanan rujukan di Puskesmas dan Rumah Sakit.

​“Jadi mereka (direktur dan kepala dinas) sudah sepakat untuk perbaiki layanan dimulai dari tingkat Puskesmas, kemudian dilanjutkan ke Rumah Sakit sesuai tahapan yang ditetapkan,” kata Gubernur Fakhiri.

​Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa meskipun setiap masa kepemimpinan menghadapi tantangan fiskal dan anggaran yang berbeda, namun urusan kesehatan tetap menjadi prioritas utama yang tidak dapat ditawar.

​“Semua orang tahu setiap pemimpin berbeda-beda masanya, baik dari segi besaran anggaran APBD maupun Otsus. Tetapi bagaimana pun urusan kesehatan harus menjadi penting karena keselamatan jiwa adalah hukum tertinggi,” tegasnya.

​Gubwrnur menjamin bahwa di bawah kepemimpinan saat ini, pelayanan kesehatan akan diberikan secara merata dan optimal tanpa memandang asal usul masyarakat yang datang berobat. “Di era kepemimpinan saya, kami akan tetap memberikan yang terbaik untuk kesehatan tanpa melihat latar belakang sosial, semua orang harus dilayani,” sambungnya.

Gubernur menyampaikan bahwa seluruh pimpinan RS dan Kepala Dinas Kesehatan telah memahami secara mendalam hasil audit Kemenkes RI. “Sehingga kami sudah bersepakat akan memperbaiki itu dengan harapan rumah sakit di Papua bisa memberikan pelayanan yang baik,” ujarnya.

​Terkait dukungan anggaran, Pemerintah Provinsi Papua akan berupaya menyiapkan alokasi anggaran yang memadai, meskipun harus disesuaikan dengan kondisi fiskal APBD saat ini.

​“Saya sudah perintahkan staf untuk menghitung anggaran yang ada, mungkin tidak sebesar sebelumnya, tentu akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal yang ada saat ini. Intinya kami pemerintah akan mendukung setiap RS yang ada di Papua, termasuk swasta. Dengan harapan ketika masyarakat datang berobat bisa terlayani dengan baik,” katanya.

​Kolaborasi Regional untuk Komplementer RS

​Dalam upaya penguatan pelayanan, Gubernur Fakhiri juga menyatakan akan membicarakan mekanisme bantuan berupa uang (komplementer) dengan Pemerintah Kabupaten/Kota di Papua. Bahkan, wacana ini tidak menutup kemungkinan akan dibahas di tingkat Gubernur se- Tanah Papua untuk memastikan dukungan bersama bagi Rumah Sakit di Provinsi Induk.

​“Bupati, walikota dan para Gubernur se- Tanah Papua harus mendukung rumah sakit yang ada di Provinsi Induk. Dengan begitu pelayanan kesehatan bisa berjalan sesuai harapan masyarakat,” harapnya.

​Mengakhiri arahannya, Gubernur Fakhiri berharap akan ada perubahan signifikan di semua RS dan Puskesmas ke depannya. Ia juga menambahkan akan memverifikasi klaim dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura mengenai pembukaan layanan Puskesmas 24 jam yang sudah berjalan saat ini. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Papua

Berita Terkait

Presiden Prabowo Beri Mandat ke Komite Eksekutif Papua untuk Sinkronisasi Pembangunan Papua Terpadu
Sambut Natal 2025, Ketua DPRK Mamberamo Tengah Ajak Warga Tebarkan Damai dan Kasih
DPRK Puncak Jaya Minta Pemda Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru
Plt Bupati Nduga Yoas Beon Hadiri Arahan Presiden Prabowo di Istana Negara
Natal Gabungan Pemda Puncak Jaya, Wabup Mus Kogoya Tegaskan Makna Damai Natal
Patroli dan Respons Cepat Dalmas Regu 3 Jayawijaya Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Tangani Konflik Suku di Wamena
KMP3R Papua Tolak PAW Anggota DPRK Waropen, Nikson Yenusi
Gereja GKI Solafide Bokondini Diresmikan, Bupati Tolikara Bantu Dana 200 Juta
Papua

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:51 WIT

Presiden Prabowo Beri Mandat ke Komite Eksekutif Papua untuk Sinkronisasi Pembangunan Papua Terpadu

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:35 WIT

Sambut Natal 2025, Ketua DPRK Mamberamo Tengah Ajak Warga Tebarkan Damai dan Kasih

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:22 WIT

DPRK Puncak Jaya Minta Pemda Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:57 WIT

Plt Bupati Nduga Yoas Beon Hadiri Arahan Presiden Prabowo di Istana Negara

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:26 WIT

Natal Gabungan Pemda Puncak Jaya, Wabup Mus Kogoya Tegaskan Makna Damai Natal

Berita Terbaru