Tokoh Masyarakat Yalimo Kutuk Insiden Rasisme di SMU Negeri 1 Elelim, Serukan Perdamaian

- Penulis

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YALIMO, 16 Septermber 2025 — Insiden rasisme yang terjadi di SMU Negeri 1 Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, memicu keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan. Tokoh masyarakat Yalimo, Yanes Alitnoe, menyampaikan pernyataan sikap tegas atas peristiwa tersebut, menyebut bahwa ucapan bernada rasis seperti “monyet” yang diarahkan kepada siswa Papua adalah bentuk penghinaan serius terhadap martabat kemanusiaan.

Tak hanya melukai hati, insiden ini juga memicu gangguan keamanan yang berujung pada pembakaran kios dan rumah warga’

“Kami mengutuk keras segala bentuk rasisme. Ujaran seperti itu tidak hanya menyakitkan, tetapi juga melanggengkan diskriminasi rasial yang harus dihentikan,” tegas Yanes.

Dalam pernyataannya, Yanes juga menyesalkan aksi kekerasan yang menyusul insiden tersebut. Ia mengingatkan bahwa meskipun rasa kecewa terhadap perlakuan rasis sangat mendalam, merespons dengan kekerasan bukanlah solusi, melainkan memperkeruh suasana dan menambah penderitaan bagi semua pihak.

Yanes mendesak pihak sekolah dan pemerintah daerah Yalimo untuk segera mengambil langkah tegas dalam menyelesaikan kasus ini, baik melalui mediasi, pembinaan, maupun sanksi yang adil bagi pelaku ujaran rasis. Ia juga mendorong aparat keamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah konflik meluas.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh masyarakat Yalimo — baik pendatang maupun orang asli Papua — untuk membangun ruang hidup bersama yang saling menghargai, menolak ujaran kebencian, dan menjaga perdamaian.

“Papua adalah tanah damai. Segala tindakan yang merusak kebersamaan dan merendahkan martabat manusia harus dihentikan demi masa depan generasi muda,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Daerah Yalimo maupun pihak kepolisian Polres Yalimo terkait penanganan kasus ini.

Facebook Comments Box

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Presiden Prabowo Beri Mandat ke Komite Eksekutif Papua untuk Sinkronisasi Pembangunan Papua Terpadu
Sambut Natal 2025, Ketua DPRK Mamberamo Tengah Ajak Warga Tebarkan Damai dan Kasih
DPRK Puncak Jaya Minta Pemda Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru
Plt Bupati Nduga Yoas Beon Hadiri Arahan Presiden Prabowo di Istana Negara
Natal Gabungan Pemda Puncak Jaya, Wabup Mus Kogoya Tegaskan Makna Damai Natal
Patroli dan Respons Cepat Dalmas Regu 3 Jayawijaya Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Tangani Konflik Suku di Wamena
KMP3R Papua Tolak PAW Anggota DPRK Waropen, Nikson Yenusi
Gereja GKI Solafide Bokondini Diresmikan, Bupati Tolikara Bantu Dana 200 Juta
Tokoh Yalimo Serukan Rekonsiliasi: Bangun Ruang Hidup yang Saling Menghargai

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:51 WIT

Presiden Prabowo Beri Mandat ke Komite Eksekutif Papua untuk Sinkronisasi Pembangunan Papua Terpadu

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:35 WIT

Sambut Natal 2025, Ketua DPRK Mamberamo Tengah Ajak Warga Tebarkan Damai dan Kasih

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:22 WIT

DPRK Puncak Jaya Minta Pemda Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:57 WIT

Plt Bupati Nduga Yoas Beon Hadiri Arahan Presiden Prabowo di Istana Negara

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:26 WIT

Natal Gabungan Pemda Puncak Jaya, Wabup Mus Kogoya Tegaskan Makna Damai Natal

Berita Terbaru