Wamena, 1 Juli 2025 — Menyambut 100 hari kerja kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya, Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayawijaya menunjukkan langkah nyata dalam mempercepat program pemberdayaan masyarakat. Di bawah kepemimpinan dr. Idawati Waromi Murib, TP PKK terus menggerakkan seluruh Kelompok Kerja (Pokja) untuk menjangkau hingga ke pelosok kampung.
“Pokja 1 rutin menggelar kegiatan keagamaan, Pokja 2 fokus pada pembinaan PAUD, dan Pokja 3 serta 4 kini mengaktifkan kembali Posyandu di 40 distrik,” ujar Ketua TP PKK Jayawijaya, dr. Idawati W. Murib.
Langkah awal dimulai dengan peluncuran kegiatan perdana Posyandu di Posyandu Pelangi pada 2 Juli 2025. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara Puskesmas, Dinas Kesehatan, serta PKK distrik dan kampung. Target ambisius pun dicanangkan: seluruh 320 kampung di Jayawijaya diharapkan memiliki Posyandu aktif.
“Kami ingin layanan kesehatan dasar bisa hadir lebih dekat dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambahnya.
Tak hanya di bidang kesehatan, TP PKK juga menyiapkan Jambore Kader Posyandu se-Kabupaten Jayawijaya pada September 2025. Acara ini akan mempertemukan hampir 300 kader dari 40 distrik untuk memperkuat kapasitas pelayanan.
Di bidang pendidikan, TP PKK terus membina lembaga PAUD dan TK, serta tengah mempersiapkan program pendampingan sosial bagi anak-anak jalanan—sebuah langkah penting untuk membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya.
“Ini bentuk kontribusi nyata PKK dalam mendukung visi pembangunan Jayawijaya yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tutup Ny. Idawati Murib.
Penulis : Gin
Editor : Buendi






















