UNIBA Wamena Wisuda 84 Mahasiswa, Pemerintah Papua Pegunungan Apresiasi Peran Strategis dalam Pembangunan SDM

- Penulis

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 21 November 2025* — Universitas Baliem Papua (UNIBA) Wamena kembali mencatat sejarah penting dalam dunia pendidikan tinggi di Papua Pegunungan. Sebanyak 84 mahasiswa dari dua program studi, Sistem Informasi dan Teknik Komputer, resmi diwisuda dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan.

Staf Ahli Gubernur Papua Pegunungan, Aron Wanimbo, menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi UNIBA dalam mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman. Ia menyebut para lulusan sebagai aset penting yang akan menjadi pilar pembangunan di tingkat provinsi maupun delapan kabupaten di wilayah Papua Pegunungan.

“Kami bangga, karena 83 mahasiswa yang diwisuda hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Mereka adalah tiang-tiang utama yang akan memperkuat pemerintahan di daerah ini,” ujar Wanimbo.

Ia juga menyoroti kualitas tenaga pengajar di UNIBA, yang kini diperkuat oleh sembilan doktor. Jumlah ini melebihi syarat minimal pendirian perguruan tinggi, yang hanya mensyaratkan lima doktor. Hal ini, menurutnya, menjadi indikator bahwa UNIBA layak menjadi andalan pendidikan tinggi di Papua Pegunungan.

Rektor UNIBA, Marten Medlama, menegaskan bahwa wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal kontribusi nyata para lulusan di tengah masyarakat.

“Kami berharap para wisudawan kembali ke masyarakat dan menjadi solusi, bukan pembuat masalah. Mereka harus menjadi penolong, bukan beban,” tegas Marten.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, khususnya Bupati Atenius Murib, yang telah menyekolahkan 58 ASN dan 84 calon guru melalui dana Otonomi Khusus. Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang telah berjalan dua tahun berturut-turut ini diharapkan mampu menjawab kekurangan guru di wilayah terpencil, khususnya zona 3 dan 4.

UNIBA saat ini memiliki lima program studi aktif dan tengah membangun gedung utama tiga lantai dengan 18 ruang kelas. Rektor Marten menyampaikan rencana pengembangan fakultas, seperti Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Pendidikan, dan Fakultas Ekonomi, yang akan dibentuk setelah pembangunan gedung selesai.

Dua program studi yang diwisuda kali ini, Teknik Komputer dan Sistem Informatika, telah berusia 12 tahun dan memiliki akreditasi “Baik Sekali”. Marten juga menekankan bahwa kualitas lulusan UNIBA terbukti mampu bersaing, dengan beberapa alumni melanjutkan studi pascasarjana di luar negeri dan kota-kota besar di Indonesia.

Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua, Dr. Suriel Semuel Mofu, turut hadir dan memberikan pesan penting kepada para lulusan. Ia menegaskan bahwa ijazah yang diterima para wisudawan telah terdaftar secara nasional melalui sistem Pangkalan Data Dikti, menjamin keabsahan dan pengakuan secara nasional.

“Kalau mau Papua Pegunungan maju, jangan bangun honai orang lain. Bangun honai sendiri. Artinya, anak-anak Papua Pegunungan harus kuliah di daerah ini agar uang dan potensi ekonomi berputar di sini,” ujar Mofu.

Ia juga menyoroti pentingnya mendukung perguruan tinggi lokal seperti UNIBA, yang telah berkembang dari STIMIK Agamua Wamena menjadi universitas yang kredibel dan berkualitas.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap keberhasilan UNIBA dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain di wilayah ini. Dukungan anggaran, peningkatan kualitas dosen, dan pembangunan infrastruktur pendidikan menjadi fokus utama untuk mencetak sumber daya manusia yang relevan dengan era teknologi dan perkembangan zaman.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan, Papua Pegunungan menatap masa depan yang lebih cerah melalui investasi di bidang pendidikan tinggi.

Facebook Comments Box

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Gereja GKI Solafide Bokondini Diresmikan, Bupati Tolikara Bantu Dana 200 Juta
Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Tangkap Dua Pelaku Narkotika Jenis Ganja di Depan Kantor Gubernur
DPRK Puncak Jaya Harap Natal 2025 Menjadi Momentum Memperkuat Persaudaraan dan Meredam Konflik Sosial
Komite Percepatan Papua Berperan sebagai Jembatan Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Yapen Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Outbound, 40 Peserta Ikuti Program Peningkatan SDM Pariwisata
KKP dan IPB Lakukan Verifikasi Calon Kampung Nelayan Merah Putih di Yapen
Waiwise Christmas Futsal Cup I 2025 Berlangsung Sengit, Atlet Muda Yapen Unjuk Prestasi
Jelang Nataru, Pemkab Tolikara Gelar Nikah Masal Sebanyak 5 Pasangan
UNIBA Wamena Bangkit, Papua Pegunungan Siap Jadi Pusat Intelektual Baru

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:46 WIT

Gereja GKI Solafide Bokondini Diresmikan, Bupati Tolikara Bantu Dana 200 Juta

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:12 WIT

Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Tangkap Dua Pelaku Narkotika Jenis Ganja di Depan Kantor Gubernur

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:32 WIT

DPRK Puncak Jaya Harap Natal 2025 Menjadi Momentum Memperkuat Persaudaraan dan Meredam Konflik Sosial

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:31 WIT

Komite Percepatan Papua Berperan sebagai Jembatan Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:14 WIT

Yapen Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Outbound, 40 Peserta Ikuti Program Peningkatan SDM Pariwisata

Berita Terbaru