Wabup Puncak Jaya: ASN Yang Tidak Disiplin Akan Dikenakan Sanksi

- Penulis

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Mulia, Senin (04/08)_Ditemui media, setelah selesai pimpin apel gabungan, Wakil Bupati Puncak Jaya Mus Kogoya, SE mengungkapkan bahwa dirinya sudah tekankan kepada seluruh kepala OPD untuk memanggil stafnya yang masih berada di luar Mulia baik itu di Wamena, Nabire, Timika, Jayapura bahkan di Jakarta agar segera kembali ke tempat tugas.

‎Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, SE, menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak masuk kantor dan tidak melaksanaksn tugas serta tanggung jawabnya sebagai pelayan publik akan dikenakan sanksi berupa penahanan gaji.

‎”Saya sudah perintahkan kepala OPD untuk memerintahkan bendahara mereka masing-masing untuk ASN yang tidak ada di Mulia agar gajinya di Blokir, dalam artian bahwa gajinya kita kirim ke rekening masing-masing tapi tidak bisa ditarik/diambil,” jelas Mus Kogoya setelah memimpin apel gabungan ASN.

‎Perintah ini dikeluarkan karena banyak ASN yang masih berada di luar Mulia, seperti di Wamena, Nabire, Timika, Jayapura, bahkan di Jakarta. “Kami keluarkan sanksi seperti ini karena banyak ASN yang seenaknya berada di kota dan kita disini yang banting tulang untuk kerja,” tegas Mus Kogoya.

‎Selain itu, Mus Kogoya juga meminta semua Kepala OPD untuk memerintahkan bendahara mereka agar segera menyelesaikan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Triwulan ke II. “Kami kasih kesempatan sampai bulan Juli kemarin SPJ harus selesai, jangan terbiasa menunda-nunda pekerjaan. Sekarang kita sudah ada di Triwulan III. Peraturan kali ini berbeda dengan peraturan sebelumnya,” bebernya.

‎Dengan demikian, Mus Kogoya berharap ASN dapat meningkatkan disiplin dan kinerja mereka dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

Facebook Comments Box

Penulis : Indah

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

DPRK Puncak Jaya Minta Pemda Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru
Plt Bupati Nduga Yoas Beon Hadiri Arahan Presiden Prabowo di Istana Negara
Natal Gabungan Pemda Puncak Jaya, Wabup Mus Kogoya Tegaskan Makna Damai Natal
Patroli dan Respons Cepat Dalmas Regu 3 Jayawijaya Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Tangani Konflik Suku di Wamena
KMP3R Papua Tolak PAW Anggota DPRK Waropen, Nikson Yenusi
Gereja GKI Solafide Bokondini Diresmikan, Bupati Tolikara Bantu Dana 200 Juta
Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Tangkap Dua Pelaku Narkotika Jenis Ganja di Depan Kantor Gubernur
DPRK Puncak Jaya Harap Natal 2025 Menjadi Momentum Memperkuat Persaudaraan dan Meredam Konflik Sosial
Ultimatum Wakil Bupati: ASN Wajib Taat Tugas atau Terima Sanksi Finansial

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:22 WIT

DPRK Puncak Jaya Minta Pemda Perketat Pengawasan Harga Pangan Menjelang Nataru

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:57 WIT

Plt Bupati Nduga Yoas Beon Hadiri Arahan Presiden Prabowo di Istana Negara

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:26 WIT

Natal Gabungan Pemda Puncak Jaya, Wabup Mus Kogoya Tegaskan Makna Damai Natal

Rabu, 17 Desember 2025 - 09:58 WIT

Patroli dan Respons Cepat Dalmas Regu 3 Jayawijaya Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Tangani Konflik Suku di Wamena

Rabu, 17 Desember 2025 - 08:54 WIT

KMP3R Papua Tolak PAW Anggota DPRK Waropen, Nikson Yenusi

Berita Terbaru

Berita Terkini

KMP3R Papua Tolak PAW Anggota DPRK Waropen, Nikson Yenusi

Rabu, 17 Des 2025 - 08:54 WIT