Wamena, 27 Oktober 2025 — Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Drs. Ones Bahabol, SE., MM., menyampaikan klarifikasi terbuka kepada publik terkait isu yang beredar di media sosial mengenai dugaan ketidakharmonisan antara dirinya dan Gubernur Papua Pegunungan. Dalam pernyataan yang disampaikan dengan penuh ketulusan dan tanggung jawab, Ones menegaskan bahwa hubungan kerja di antara keduanya tetap solid dan tidak ada perpecahan dalam tubuh pemerintahan.
Mengawali pernyataannya, Ones menyampaikan salam hormat kepada seluruh masyarakat di delapan kabupaten Papua Pegunungan, termasuk para tokoh agama, tokoh adat, pemuda, perempuan, akademisi, mahasiswa, dan seluruh aparatur sipil negara. Ia menekankan bahwa klarifikasi ini penting agar masyarakat tidak salah menafsirkan dinamika internal pemerintahan sebagai konflik.
“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Gubernur dan kepada kita semua. Jika ada kekeliruan, itu adalah tanggung jawab saya sebagai wakil,” ungkapnya dengan rendah hati.
Ia menjelaskan bahwa perbedaan pandangan dalam pemerintahan adalah hal yang lumrah dan merupakan bagian dari proses komunikasi yang sehat. Menurutnya, semua yang terjadi berangkat dari semangat untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang masih sulit dijangkau.
Ones menegaskan bahwa dirinya tetap berkomitmen menjalankan tugas yang diberikan oleh Gubernur dengan penuh loyalitas. Ia menyadari sepenuhnya peran dan tanggung jawabnya sebagai wakil, dan siap menjalankan tugas baik di dalam pemerintahan maupun turun langsung ke lapangan.
“Saya siap bekerja di mana pun dibutuhkan, baik di dalam kantor maupun di delapan kabupaten. Tugas saya adalah melayani masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya pembagian tugas dan kewenangan yang jelas antara Gubernur dan Wakil Gubernur agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif. Ia berharap koordinasi yang lebih baik dapat terus dibangun demi pelayanan publik yang optimal.
Lebih lanjut, Ones mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mempolitisasi dinamika internal pemerintahan. Ia menegaskan bahwa masa politik telah usai, dan saat ini adalah waktu untuk bekerja sepenuhnya demi kesejahteraan rakyat.
“Kita tidak sedang bekerja untuk politik. Politik sudah selesai. Sekarang saatnya kita fokus pada pelayanan yang murni dan tulus,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mendukung kepemimpinan daerah dengan doa serta masukan yang membangun. Ones menekankan bahwa masyarakat memiliki peran penting sebagai pengontrol moral pemerintahan, dan kritik yang disampaikan dengan cara yang baik akan selalu diterima.
“Saya tidak menyimpan rasa kecewa atau perbedaan pribadi terhadap Bapak Gubernur. Hati saya bersih, dan Tuhan tahu itu,” tutupnya.
Dengan pernyataan ini, Wakil Gubernur berharap masyarakat dapat melihat bahwa pemerintahan Papua Pegunungan tetap berjalan harmonis dan berkomitmen penuh untuk membangun daerah dengan semangat kebersamaan dan pelayanan yang tulus.
Penulis : Gin
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan






















