Jelang Pilkada, Irjen Fakhiri Berharap Masyarakat Papua Bijaksana dan Arif Dalam Perbedaan

Posted by : pembarua June 28, 2024 Tags : Papua

JAYAPURA – Kapolda Papua Irjen Mathius D. Fakhiri mengapresiasi pelaksanaan tabligh akbar jelang Pemilukada akan pada November 2024 mendatang. Kegiatan ini untuk pertama kalinya dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

“Beberapa waktu ke depan kita akan menyelenggarakan Pilkada serentak. Tentunya menjadi harapan kita semua, Pilkada di Provinsi Papua ini dapat berjalan sukses, aman dan lancar,” kata Fakhiri, Kamis 26/6)

Tentunya, lanjut dia, pelaksanaan Pilkada tidak dapat berjalan tapi perlu campur tangan Tuhan

“Oleh karena itu mari kita bersama sama berdoa kepada Allah SWT, kiranya Allah merahmati jalannya Pilkada nanti,” ajak Irjen Fakhiri.


Menurut Kapolda kegiatan tabligh akbar hari ini merupakan rangkaian tabligh akbar yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Biak, dan Keerom.

“Puncaknya hari ini di Kota Jayapura. Tentunya acara ini bukan dilaksanakan jelang Pilkada 2024 saja, namun kegiatan ini akam kami lakukan secara terus menerus di Polda Papua dan jajaran,” katanya.

Irjen Fakhiri berharap tabligh akbar ini tidak berhenti disini. “Silahkan bagi siapapun instansi maupun organisasi manapun untuk melaksanakan acara ini di tahun tahun berikutnya, Saya yakin jika kita sering mendengar tauziah maupun ajaran Allah SWT, Papua ini akan damai, Papua akan aman,” tukasnya.

Ia juga berharap melalui tabligh akbar ini seluruh masyarakat Papua mampu menunjukkan sikap arif dan bijaksana dalam perbedaan. Sehingga keharmonisan bermasyarakat tetap dapat berjalan baik.

“Sekalian itu ada harapan dari kita dengan dilaksanakan tabligh akbar ini, kami memohon doa restu untuk para anggota keamanan dalam menjaga pesta demokrasi, sehingga mereka dapat melaksanakan pengamanan dengan aman tanpa adanya gangguan keamanan,” pinta Irjen Fakhiri.

Selain kegiatan tabligh akbar, dalam rangka menuju Pilkada, Polda Papua juga akan menggelar KKR pada tanggal 28 Juni di Istora Papua Bangkit Kabupaten Jayapura.

“Kami berharap di Papua nantinya akan melahirkan rasa damai. Saya mengajak tinggalkan perbedaan, permusuhan di tanah di Papua. Kita boleh beda pilihan dalam Pilkada, tetapi jangan perbedaan itu membuat sesuatu hal sehingga kira harus musuhan,”pesannya.


Sementara itu, Ustad Dasad dalam ceramahnya menyinggung soal doa yang tidak dijabah Allah SWT. Selain berdoa dalam keadaan kotor, berdoa tidak ikuti sunnah, salah satunya adalah karena hidup dalam permusuhan.

“Penyebab doa tidak dijabah Allah, kalau kalian bermusuh musuhan. Pilkada, Pilpres, Pileg, kita jangan terpecah belah. boleh beda pilihan, tapi jangan bermusuhan. Silahkan pilih sesuai dengan hati nuranimu, karena pilihan menentukan pembangunan daerahmu di lima tahun mendatang,” pesan Ustad Dasad.

 

 

RELATED POSTS
FOLLOW US